Saturday, December 5, 2009

Isyarat Wanita Cumbu Pria

Kini, wanita sudah tak lagi tabu memulai pendekatan dengan seorang pria pujaan hati. Alasannya, daripada menunggu lama dan akhirnya diambil wanita lain. Ternyata, siasat ini efektif.

 

Kalau seorang wanita menggoda pria, tentu ia bukanlah pria biasa, melainkan sosok pria sejati yang punya arti khusus dalam hidupnya. Bagi Anda para pria, saatnya mengenali isyarat saat si dia tengah menggoda. Berikut ini seperti dilansir Askmen:

 

Isyarat lewat bibir

 

Bibir adalah salah satu modal penting wanita menggoda pria. Agar godaan semakin mengena, mereka tak lupa mengaplikasikan lip gloss. Kemudian, melemparkan isyarat lewat gerakan yang mampu membuat jantung pria berdetak lebih kencang dan semakin penasaran.

 

Mulai menyentuh Anda

 

Sentuhan disinyalir membangkitkan api asmara, mulai dari jabatan tangan atau sekadar berpura-pura membersihkan kemeja atau rambut Anda yang sebenarnya tidak kotor. Dalam kesempatan istimewa, tak sedikit wanita berani mengajak Anda berdansa demi memberikan sentuhan kulitnya di tubuh Anda.

 

Memainkan rambut

 

Cara sederhana menggoda Anda adalah dengan memainkan rambut. Mulai dari mengibaskan rambutnya yang tergerai indah hingga menggunakan jari-jemari tangan sambil memilin rambut. Cara ini dipercaya memberikan pengaruh luar biasa dan secepat kilat membawa pria terpesona akan kecantikan yang terpancar lewat rambutnya.

 

Mencuri perhatian lewat kontak mata

 

Dari awal jumpa hingga berpisah, ia tak pernah melepaskan pandangannya dari Anda, seakan ingin meminta perhatian. Tatapan matanya membuat Anda tak mampu menatapnya kembali. Biasanya, aksi tatap mata ini berlanjut pada senyuman maut penuh makna.

 

Mengabaikan panggilan dan pesan

 

Menghabiskan waktu bersama Anda adalah kesempatan emas yang takkan dilewatkan begitu saja. Saat bersama dengan Anda, dia cuek dengan berbagai panggilan dan pesan singkat di ponselnya. Kalau panggilan dan pesan itu dirasa menganggu acara kencan, ia tak segan mematikan ponsel. (ftr)

 

Sumber: Okezone

Tuesday, November 24, 2009

Rahasia Seks Pria

Bicara tentang seks terkadang membuat pria tak nyaman. Meski telah menikah,
banyak juga di antara pria-pria itu yang ragu mengungkap sejumlah rahasia
seksualnya dan memilih menyimpannya sendiri.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada The Journal of Sex and Marital
Therapy menyebutkan bahwa satu dari 10 laki-laki merahasiakan kehidupan
seksualnya dari pasangan.

Lalu, rahasia apa saja yang coba tak diungkap pria? Berikut kutipan yang
didapat Cybernews dari Lovingday:

1. Seks Dua Kali Lipat

Sebuah studi mengungkapkan, pria sangat ingin bercinta dengan pasangannya
sebanyak dua kali lipat dari yang mereka dapatkan sebelumnya. Rupanya tak
semua pria berani membicarakan hal ini dan memilih bungkam karena beberapa
pertimbangan.

Mereka khawatir bisa jadi karena membicarakan seks malah akan membuat
hubungannya dengan Anda menjadi buruk. Pun, mereka, para pria-pria itu juga
takut bahwa ternyata yang membuat Anda hilang gairah selama ini karena
kemampuan mereka memberi yang terbaik untuk Anda di atas tempat tidur berada
di bawah rata-rata.


2. Mencumbu Rekan Kerja

Lingkungan kerja adalah tempat yang menyimpan cukup banyak intrik dan
skandal, terutama jika sebagian besar waktu dihabiskan di sana untuk
menyelesaikan pekerjaan. Tak heran jika lalu keterlibatan dengan rekan kerja
wanita di dalamnya menimbulkan perasaan khusus.

Namun Anda tak perlu cemas, karena penelitian yang pernah dilakuan, hanya 9%
dari sebuah cumbu rayu dengan rekan kerja yang membuat seorang pria
memutuskan meninggalkan pasangannya. Anda boleh cemas, jika si dia mulai
menunjukkan sikap aneh, lain dari biasanya.

Semisal, dia yang semula tampil cuek tiba-tiba jadi sangat perhatian pada
penampilannya, kehidupan seksual yang lalu perlahan mengering dan kerapnya
dia menyebut salah satu nama rekan kerja wanita, atau dia mendadak sering
pulang terlambat dengan alasan lembur. Waspadai itu. Jika tanda-tanda ini
mulai terlihat, sikapilah dengan dewasa dan bijak, dengan mengubah sikap
Anda terhadap pasangan.


3. Fantasi Sesama jenis

Berdasar penelitian Barry McCarthy, Ph.D, seorang psikolog sekaligus penulis
buku "Discovering Your Couple Sexual Style", bahwa ternyata beberapa pria
menyimpan fantasi seksual terhadap sesama jenisnya.

"Di urutan keempat, fantasi seksual yang paling umum dimiliki lelaki normal
adalah berhubungan seks dengan lelaki lain, khususnya oral seks," ungkap
Barry.

Namun tak banyak pria yang berniat merealisasikannya. Menurut Barry,
mayoritas pria dengan fantasi seperti itu belum tentu gay atau biseksual.
Bisa jadi, mereka hanya ingin berpetualang saja.

Sumber: SuaraMerdeka

Oksitosin Bikin Orgasme Makin Hot

Saat orgasme diraih, sensasi kenikmatannya tak dapat diungkapkan. Namun,
tahukah Anda orgasme memberikan efek psikologis pada tubuh?

Ketika Anda berhasil menggapai puncak kenikmatan seksual, secara otomatis
hormon endorphin meningkat. Rasa bahagia dan berjuta sensasi yang timbul
karenanya, dapat menurukan kadar stres.

Saat wanita mencapai The Big O, dapat memperlancar siklus menstruasi,
menghadang kanker payudara, dan menyeimbangkan nafsu makan kaum hawa.

Berdasarkan berita yang dikutip dari She Knows, oksitosin adalah hormon
utama tubuh Anda yang dilepaskan selama orgasme berlangsung. Hormon ini juga
yang memberi sensasi tiada terkira saat tubuh dalam kondisi "menegang".

Oksitosin bertindak sebagai neurotransmitter dan berperan utama dalam
memfasilitasi kontraksi rahim selama persalinan dan membantu wanita saat
menyusui.

Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini ditemukan menunjukkan, hormon
oksitosin juga memainkan peran penting untuk memberikan gairah seksual. Tak
hanya itu saja, hormon ini juga bisa meningkatkan kepercayaan diri dan
mengurangi rasa takut.

Sumber: Okezone

Kehilangan Hasrat Bercinta? Ini Penyebabnya!

Jakarta - Menurunnya libido sehingga tak berhasrat lagi melakukan hubungan
seks, banyak terjadi pada perempuan. Apa sih penyebabnya?

Kehilangan hasrat untuk berhubungan seks pada perempuan tidaklah permanen.
Nantinya beberapa perempuan akan menemukan hasratnya sendiri. Namun ada juga
yang memerlukan bantuan ahli medis.

Seperti detikhot kutip dari netdoctor, Rabu (18/11/2009), ada dua faktor
penyebab menurunnya libido yaitu, faktor fisik dan faktor psikologi.

Penyebab pada faktor fisik di antaranya pengaruh alkohol, narkoba, sakit
diabetes, efek dari obat (terutama obat penenang), hiperprolaktinemia
(meningkatnya kadar hormon prolaktin diatas kadar normal) dan kelainan
hormon lainnya.

Periode setelah melahirkan juga menjadi faktor hilangnya rasa ingin
berhubungan seks. Hal ini terkait dengan perubahan hormonal yang terjadi
setelah melahirkan. Setelah melahirkan banyak perempuan yang terlalu lelah
untuk berfikir tentang seks. Ada juga yang trauma pada kehamilan sehingga
malas untuk berhubungan intim.

Sedangkan untuk faktor psikologis, yang menjadi penyebab kehilangan hasrat
untuk berhubungan seks adalah depresi, stres, keletihan, kecemasan,
pelecehan seksual atau pemerkosaan pada masa lalu, lesbian, masalah yang
serius dengan pasangan dan kondisi hidup yang sulit (misalnya satu atap
dengan mertua).

Selain karena faktor fisik dan psikologis yang sudah disebutkan di atas, tak
sedikit orang berpikir kalau menopause juga bisa menyebabkan turunnya
libido. Pandangan tersebut ternyata tidak tepat.

Menopause tidak menyebakan kehilangan hasrat bercinta. Hal ini memang
bertentangan dengan mitos yang ada. Kenyataannya, setelah menopause banyak
perempuan yang merasa jauh lebih seksi dan bisa lebih sering mendapatkan
orgasme ketika bercinta.

Nah, kini Anda sudah tahu apa saja yang membuat hasrat seks menurun. Jika
masalah-masalah di atas belum bisa diatasi, coba kunjungi dokter ahli yang
dapat diajak bicara tentang masalah Anda. Apabila perlu dilakukan sejumlah
tes, lakoni saja.

Selain dokter, yang jauh lebih penting untuk mengatasi problem seks Anda
adalah dukungan dan pengertian dari pasangan.

(Angga Firmanza /eny)

Sumber: detikcom

Thursday, November 19, 2009

Tunda Ejakulasi dengan Rabaan

Bila esensi sebuah puisi adalah kata, esensi lukisan adalah warna, maka
sentuhan dan rabaan adalah esensi hubungan seksual. Begitu pendapat ahli
terapi seks terkemuka dari Amerika Serikat, William Master MD dan Virginia
Johnson, yang mempopulerkan teknik sensasi seks dalam penyembuhan impotensi.

Prinsip dasar teknik sensasi adalah melakukan percumbuan dengan memanfaatkan
sentuhan dan rabaan tanpa bersenggama. Gagasan pokok dari teknik ini adalah
merasakan sensasi seksual secara lebih luas ketimbang sekadar mencapai
orgasme.

Menurut Robert Birch, penulis buku Male Sexual Endurance, selain efektif
untuk membangkitkan gairah seksual, teknik ini juga efektif untuk memperlama
terjadinya ejakulasi. Dengan penekanan pada sensasi, kata Birch, maka Anda
akan terlatih untuk tidak terburu-buru mencapai klimaks.

Barbara Keesling Ph.D, penulis buku How to Make Love All Night (and Drive a
Woman Wild) juga menganjurkan penggunaan teknik itu untuk memperoleh
kenikmatan seks yang memuaskan. Dengan menghindari persenggamaan untuk
sementar waktu, katanya, akan membuat kegelisahan pria saat di tempat tidur
berkurang.

Dengan demikian, seperti sering diungkapkan oleh para ahli terapi seks
umumnya, perasaan santai yang muncul saat di tempat tidur itu akan lebih
memungkinkan diperolehnya kenikmatan seksual yang lebih baik.

Untuk kepentingan itu, Dr. Keesling menganjurkan agar para pasangan
mempraktekkan percumbuan dengan saling menyentuh dan meraba sekujur badan
pasangannya mulai dari wajah, leher, punggung, dada, dan kemudian baru ke
organ intim. Sekali lagi hindari keinginan untuk bersenggama supaya Anda
terlatih untuk tidak buru-buru mengakhiri percumbuan Anda. @jjw


Sumber: Senior