Perempuan biasanya memakai rok mini dan sepatu hak tinggi sebagai senjata untuk menarik perhatian kaum Adam. Namun, menurut para ilmuwan memamerkan kaki bukan cara terbaik untuk menarik pria.
Penelitian menemukan bahwa lengan yang panjang, berbentuk, dan atletis dianggap lebih menarik daripada kaki jenjang.
Bentuk lengan yang disukai, seperti lengan Maddona, Courtney Cox atau Christine Bleakley, yang merupakan kekasih Frank Lampard.
Penemuan ini dibuat setelah melakukan uji coba pada pria dan wanita Australia dan China. Tes itu dilakukan oleh para pakar dari University of New South Wales, di Sydney. Penelitian ini dipublikasikan dalam "Journal of Evolutionary Biology", seperti dikutip Daily Mail.
Selama penelitian, relawan diminta melihat video dari 96 perempuan berusia antara 20 dan 49 tahun. Mereka kemudian menilai masing-masing perempuan berdasarkan penampilan mereka. Hasilnya menunjukkan "wanita berlengan panjang" tetap dianggap paling menarik.
Ukuran pinggul dan pinggang juga dianggap penting, serta berat badan dan usia perempuan. Tetapi, panjang kaki mereka "tidak berperan penting dalam penilaian."
Profesor Robert Brooks, yang memimpin penelitian mengatakan tubuh yang menarik memiliki rangkaian sifat dalam kombinasi yang benar.
"Dimensi bisa memberitahu pengamat apakah orang itu sesuai sebagai pasangan yang berpotensi, pasangan jangka panjang atau mungkin ancaman yang mereka anggap sebagai kompetitor seksual," kata Profesor Brooks.
Profesor Brooks mengatakan itu menunjukkan beberapa ciri penting untuk evolusi. Tetapi, penampilan keseluruhan yang paling penting.
Dia menambahkan ketetapan hasil diantara orang Australia dan China menunjukkan bahwa ciri-ciri yangdianggap menarik "cenderung terbagi di seluruh budaya yang terpisah." (Fat/At)
Thursday, September 30, 2010
Pria Lebih Tertarik Wanita Pamerkan Lengan Daripada Kaki
Tuesday, September 28, 2010
Pasangan Sejati Memiliki "Satu Rasa"
Pernah merasa pasangan Anda memiliki kekuatan untuk membaca pikiran Anda? Jika pernah, itulah yang disebut beberapa peneliti dari Universty Of Technology, Sydney, Australia sebagai 'indera keenam'.
Dr Trisha Stratford dari Universty Of Technology menemukan bahwa pasangan sejati akan bisa membaca pikiran satu sama lain ketika otak mereka bekerja secara selaras.
Awalnya ia mempelajari aktifitas otak dan detak jantung dari 30 sukarelawan selama sesi konseling kejiwaan.
Ia menemukan satu saat yang sangat menentukan ketika otak konselor dan pasiennya mulai bekerja secara selaras dan dalam sebuah situasi yang disebut altered state.
"Ketika itu berlangsung kita bisa saling membaca otak dan tubuh satu sama lain pada tingkatan yang lebih dalam, sebuah indera keenam," kata Startford.
Selama tahapan altered state, bagian otak yang bertugas untuk mengontrol sistem saraf dari baik pasien maupun konselor mulai berdetak bersama dan seirama.
Tim peneliti itu menemukan bahwa terdapat pola-pola identik dalam aktifitas otak dari para sukarelawan dalam penelitian itu, yang memang telah lama memiliki ikatan psikologi yang erat.
Para peneliti percaya hal itu juga mengarah pada prilaku dari para pasangan, teman akrab, atau keluarga.
Para psikolog sejak lamam mengetahui bahwa beberapa pasangan belajar berusaha untuk belajar berpikir seperti pasangan mereka untuk mengetahui apa yang dipikirkan satu sama lain. (Fat/At)
Monday, September 27, 2010
Nudis dan "Swinger" Berperang
Para nudis "tradisional" Perancis di sebuah kota Pantai Languedoc terlibat pertempuran dengan gelombang baru para naturis yang menganjurkan seks bebas dan pertukaran pasangan
Ketegangan di kota Cap d'Agde, yang dikenal sebagai "Kota Telanjang" Perancis karena jumlah penduduk nudis-nya yang besar meningkat setelah penduduk setempat mengeluh bahwa kota nudis itu telah dikuasai hotel cabul dan anak-anak berhadapan dengan orang-orang yang melakukan hubungan seks di depan umum, lapor harian Independen sebagaimana dikutip Telegraph, Kamis (23/9/2010). Perilaku eksibisionis itu telah ditimpakan kepada sekelompok swinger (orang yang suka bertukar pasangan) yang telah turun di kota itu beberapa tahun terakhir.
Situasi bertambah runyam setelah para swinger dituduh berjalan dengan tetap berpakaian dan mengejek para nudis "yang sesungguhnya", kata koran tersebut.
Florence Denestebe, anggota dewan lokal yang independen, dalam sebuah pertemuan dewan baru-baru ini mengatakan, "Ketika matahari bersinar, ada area di Cap d'Agde yang berubah menjadi ibu kota seks bebas Eropa." Karena itu, dia meminta wali kota melakukan intervensi sebelum ada ledakan perilaku tidak senonoh di daerah non-nudis di kota tersebut.
Para nudis tradisional mendukung langkah itu. Seorang dari mereka mengatakan kepada Independen bahwa mereka pindah ke wilayah tersebut karena ingin kehidupan yang alami, tetapi mimpi mereka kini berakhir karena wilayah itu telah "dikelilingi oleh binatang liar".
10 Hal Turunkan Kemampuan Seks Pria
Kemampuan seksual pria identik dengan ereksi. Begitu pentingnya kemampuan ini, sehingga banyak hal harus dijaga dan diperhatikan oleh para pria.
Berikut ini beberapa hal yang dapat memengaruhi kemunduran seksual pria, menurut Prof. Dr. Djoko Rahardjo, Sp.BU, dari Sub-bagian Urologi, Bagian Bedah Fakultas Kedokteran UI/RSCM:
1. Usia. Pria usia lanjut biasanya mengalami keadaan yang disebut andropause. Ini adalah masa di mana produksi testosteron berkurang.
2.Diabetes. Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah dan merusak saraf, termasuk pembuluh darah ke daerah reproduksi. Inilah yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi ereksi.
3. Hipertensi. Tekanan darah tinggi menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku, sehingga lama kelamaan lumen pembuluh akan menyempit. Kejadian ini tidak hanya di bagian pembuluh jantung atau otak, melainkan juga di bagian genital. Akibatnya, aliran darah ke genital berkurang. Gangguan ereksi pun sangat mungkin terjadi.
4. Kadar kolesterol tinggi. Kolesterol yang terus-menerus tertimbun dalam pembuluh darah menyebabkan mengerasnya dan menyempitnya pembuluh darah. Penyempitan pada penis menyebabkan terjadinya kesulitan ereksi.
5. Gangguan saraf. Parkinson, kencing manis, stroke, dapat menyebabkan menurunnya fungsi saraf. Akibatnya, aktivitas neurotransmitter berkurang dan menurunkan rangsang saraf. Terjadilah gangguan ereksi.
6. Trauma. Trauma yang langsung mengenai daerah kemaluan akan merusak korpus kavernosum, saraf, dan pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan gangguan ereksi.
7. Faktor psikis. Stres entah karena fisik atau psikis mampu melelahkan mental dan menghambat kerja neurotransmitter, sehingga tidak terjadi rileksasi otot polos. Akibatnya, ereksi terganggu.
8. Penyakit infeksi. Infeksi kronis seperti TBC, HIV, hepatitis mengakibatkan kemunduran kerja neurotransmitter dan penurunan kadar estrogen yang kemudian menimbulkan turunnya libido.
9. Obat-obatan. Obat perangsang, narkotika, dan beberapa obat penurun tekanan darah dapat mengganggu kemampuan ereksi.
10. Merokok. Selain dapat memicu kanker paru, juga menyempitkan pembuluh darah.
Kasur Bercinta ala Italia
Milan - Akhir pekan merupakan waktu yang tepat bagi pasangan suami istri santai meluangkan waktu di tempat peraduan. Kesempatan ini, dijadikan peluang oleh produsen kasur ternama Italia Sogniflex mendesain khusus "kasur bercinta". Demikian diungkapkan Paolo Tonelli, desainer kasur Sogniflex di Milan. Tonelli mengatakan sekilas desain alas tidur miliknya tampak biasa saja. Tapi, jika dilihat secara seksama di salah satu sisinya ada bagian yang bisa dipasang dan dibuka. Jika bagian itu dilepas maka terlihat cekungan untuk posisi lutut berukuran dewasa saat berhubungan intim ataupun membuat gaya variasi bercinta. Bahkan, kasur tersebut diklaim mampu mencegak cidera saat berhubungan
"Cekungan membuat pria bisa lebih nyaman, atau membuat gaya baru dalam bercinta" kata Tonelli. Jika Anda berinat, bersiaplah mengeluarkan uang sebesar 1.200 Poundsterling atau setara Rp 16,8 juta guna memiliki kasur yang memiliki ukuran lebih tinggi 25 sentimeter dibanding kasur biasa. (Addy Hasan/aolnews/ARI)









