Monday, May 24, 2010

Obat Inhaler Atasi Masalah Kejantanan Pria dalam 10 Menit

London - Salah satu gangguan kesuburan yang banyak dialami oleh laki-laki adalah impotensi. Kini peneliti berhasil menciptakan sebuah alat baru yang bisa digunakan untuk membantu seorang laki-laki ereksi dalam waktu 10 menit.

Alat yang diciptakan ini berbentuk inhaler berisi obat dalam bentuk bubuk yang disebut dengan apomorphine. Obat ini akan bekerja dengan cara merangsang reseptor senyawa kimia di otak. Obat apomorphine ini sebelumnya dikembangkan untuk mengobati penyakit Parkinson, tapi peneliti melihat adanya kemampuan dari obat ini untuk meningkatkan hasrat seorang laki-laki.

Perangkat baru ini mirip dengan inhaler yang digunakan oleh penderita asma, tapi kandungannya berbeda. Meskipun masih menjalani tahapan uji coba, tapi jika tes ini berjalan sukses maka bisa menjadi obat yang populer untuk kaum laki-laki yang mengalami disfungsi ereksi.

Selama 10 tahun terakhir perawatan untuk impotensi ini adalah melalui obat-obatan seperti Viagra, Cialis dan Levitra. Tapi sekitar 30 persen laki-laki yang menggunakannya hanya mendapatkan sedikit perbaikan untuk kondisinya atau tidak sama sekali.

Pilihan lain bagi laki-laki ini hanyalah menyuntikkan obat langsung ke penis atau menggunakan pompa manual untuk meningkatkan suplai darah ke organ. Kedua pengobatan ini terbilang cukup populer.

Namun seseorang yang menggunakan Viagra atau obat impotensi lainnya, membutuhkan waktu hingga 40 menit sebelum akhirnya laki-laki ini siap untuk bercinta.

Diperkirakan semakin lama laki-laki yang mengalami impotensi semakin meningkat jumlahnya. Salah satu hal yang menjadi potensi terjadinya peningkatan jumlah ini adalah meningkatnya penderita diabetes dan adanya gangguan hormon akibat stres dan depresi.

Seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (20/5/2010) dalam studi terbaru yang hasilnya diterbitkan di Journal of Sexual Medicine menunjukkan dari 600 partisipan yang terlibat studi ini, mayoritas dapat melakukan ereksi setelah 10 menit menggunakan alat inhaler. Hal ini mengartikan bahwa efektifitas dari inhaler lebih baik dibandingkan dengan obat impotensi lainnya. Diharapkan nantinya alat ini bisa masuk dalam perawatan untuk gangguan impotensi pada laki-laki.

(ver/ir)

No comments:

Post a Comment