Wednesday, January 21, 2009

Miliki Rahasia Pribadi

Perkawinan itu tidak ubahnya perjanjian kerja lainnya. Ada syarat-syarat dan batasan-batasan yang harus dilihat kembali, diperbarui lagi. Dia harus terbuka untuk dinegosiasi ulang. Waktu yang tepat untuk melakukannya adalah menjelang peringatan ulang tahun perkawinan.

Demikian dikatakan Stacy Phillips, pengacara terkenal di Los Angeles, Amerika Serikat, yang khusus menangani kasus perceraian orang gedean. Ribuan pasangan bermasalah telah diantarnya ke pengadilan. Dalam rangka Valentine's Day yang lalu, ia diwawancarai situs khusus perceraian yang diketuai mantan istri Donald Trump, Ivana (www.divorcemagazine.com)

Sejumlah saran diberikannya "supaya Anda tidak membutuhkan jasa saya," katanya dengan bergurau dan serius sekaligus. Ia mengatakan, telah melihat banyak persatuan pria-wanita itu yang seharusnya bisa dipertahankan kalau saja salah satu atau dua-duanya merawat hubungan mereka dengan menjalankan strategi yang telah terbukti teruji oleh berjalannya waktu.

Menyisihkan waktu untuk berdua saja seminggu sekali menempati prioritas utama menurut ahli hukum itu. Juga, adanya waktu berlibur secara reguler - di luar jadwal mingguan itu - untuk berdua saja. Nikmati saat-saat itu dengan sesuatu yang disukai kedua pihak.

Anda adalah pekerja yang baik. Jadwal rapat di kantor tak boleh digeser apalagi dibatalkan. Sepenting itu jugalah jadwal berdua saja. Tentu saja kita sibuk. Baik yang bekerja di kantor maupun yang di rumah, apalagi yang terpaksa melakukan keduanya, mencari uang dan menangani pekerjaan rumah tangga. Membersihkan rumah, menyiapkan makanan keluarga, membimbing anak-anak menyelesaikan tugas sekolahnya.

Tetapi, seberapa pentingkah hal-hal itu bila taruhannya adalah perkawinan yang berantakan?

Milikmu-Milikku

Jangan praktikkan hal itu, bahwa milikmu adalah milikku. Betapapun pentingnya membangun kebersamaan dan keintiman dalam perkawinan, tidak kalah pentingnya adalah memiliki kehidupan sendiri, luar-dalam. Kehidupan yang 100 persen merupakan milik Anda. Setiap orang harus belajar menghargai perbedaan karena justru hal itulah yang membuat hubungan manusia menguat. Dengan kata lain, jangan merasa bersalah memiliki rahasia, dan jangan menuntut pasangan membuka rahasianya.

Ilmu Komunikasi

Banyak perkawinan yang berantakan karena kesalahpahaman belaka. Kemampuan berkomunikasi efektif amatlah penting. Setiap orang perlu mempelajarinya. Hampir semua perselisihan yang membuyarkan perkawinan menyangkut hal uang dan seks. Jangan biarkan hal-hal mengejutkan, tidak Anda ketahui keberadaannya, membawa Anda berdua pada kesulitan.

Bila ingin mengeritik, lakukan hal itu sebagaimana Anda ingin diperlakukan ketika dia mengkritik Anda. Gunakan cara yang tidak menyakitkan.

Kemesraan

Hadiah, pujian, dan pelukan mesra selalu perlu. Terutama justru pada saat-saat tidak terduga. Perlakukan pasangan Anda dengan kemesraan yang sama yang Anda perlihatkan ketika belum menikah. Selalulah bertingkah seakan Anda sedang berusaha memenangkan perhatian dia.

Hidupkan terus gaya romantis Anda walaupun sedang menghadapi masa sulit. Setiap hari lakukan satu saja gerakan romantis untuk dia.

Rawat Diri Sendiri

Tangani dengan cermat penampilan dan kesehatan Anda. Hal itu bukan saja membuat Anda enak dipandang, tapi Anda sendiri akan merasa lebih menyukai diri sendiri.

Setiap orang perlu memahami sungguh-sungguh bahwa untuk patut menerima, dia harus memberi lebih dahulu.

Anak-anak

Jelas bahwa kehadiran anak merubah dinamika hubungan perkawinan. Untuk itu terimalah kenyataan bahwa anak-anak pasti memiliki masalah. Tapi masalah anak tidak boleh menjadi masalah perkawinan.

Maka jangan segan mencari bantuan pihak luar bila memang butuh. Jangan pula ditutup-tutupi atau menganggapnya remeh, bahkan tidak ada.

No comments:

Post a Comment