Tuesday, July 22, 2008

Mendapatkan Ereksi Maksimal

 
 
Mendapatkan Ereksi Maksimal

Secara psikologis, ketidakmaksimalan ereksi pada kaum pria adalah masalah yang mencemaskan. Permainan cinta dengan pasangan pun tidak dapat maksimal, dan parahnya lagi pasangan kita dapat merasakan ketidakmaksimalan ereksi ini.

Tubuh manusia memang tidak saja berkait dengan kebugaran tapi juga dengan aspek diluar tubuh yang dapat mengganggu melalui pikiran dan perasaan kita. Jika permasalahan di luar tubuh tersebut sangat memusingkan maka dampaknya akan dirasakan oleh seluruh bagian tubuh manusia.

Kebugaran fisik dan kebugaran mental menjadi kunci dalam berhubungan seks. Ada orang yang melakukan hubungan seks sebagai pelepasan pikiran, ada juga orang yang melakukan seks sebagai proses untuk relaksasi dan kesegaran tubuh bahkan ada orang yang berhubungan seks untuk menyembuhkan flu nya. Bagian mana yang Anda pilih? silahkan saja. Tapi ingat! Jangan berhubungan seks dengan pikiran yang menumpuk-numpuk, karena hasilnya pun tidak maksimal.

Graham Masterton dalam bukunya Wild In Bed Together mengatakan bahwa kinerja puncak seks adalah 10 persen kemampuan fisik, 20 persen pengalaman dan pengetahuan, dan 60 persen kontrol mental. Pikiran yang bugar dan segar memang dibutuhkan agar dapat ereksi. Selain itu juga, kaum pria juga harus melatih dirinya untuk mendapatkan konsentrasi yang tinggi agar dapat ereksi dengan maksimal.

Kiat-kiat yang disarankan Masterton untuk mendapatkan ereksi yang maksimal adalah:

Tidak perlu gugup. Bila bercinta, jangan terlalu mengkhawatirkan diri apakah bisa ereksi atau tidak. Anda tak perlu mempercayai apa pun untuk membuktikan kejantanan dengan tidak bisa ereksi. Ingatlah, wanita sebetulnya paham bahwa pria tak selalu bisa ereksi. Mereka hanya tidak enak dengan pria yang selalu tak bisa ereksi.

Jangan hanya pikirkan ereksi saja. Lebih baik pikirkan saja bagaimana caranya memuaskan pasangan. Misalnya mengetahui bagian mana dari pasangan yang paling suka disentuh.

Ajak pasangan untuk membantu. Kesulitan hendaknya dibagi dengan pasangan Anda. Jangan minta maaf dan cari alasan karena itu bukan semata kesalahan Anda. Hal ini sama dengan tugas pasangan merangsang Anda sebelum bersetubuh.

Jangan terburu-buru. Janganlah terburu-buru memasukkan penis ke dalam vagina karena berpikir mumpung selagi ereksi agar supaya jangan lemas lagi. Cara ini malah hanya menambah kecemasan dan meningkatkan peluang Anda untuk lemas lagi. Bahkan yang paling gawat, dengan melakukan segalanya dengan terburu-buru, Anda dapat mengalami ejakulasi prematur. Akan lebih baik Anda melakukannya pelan-pelan saja dan teruskan berpikir bagaimana memberi kesenangan kepada pasangan sebaik mungkin.
Sumber: CBN

No comments:

Post a Comment